Perjalanan Mencapai Puncak

September 26, 2012 at 3:39 pm 4 comments

waitingMenunggu, inilah kata yang tepat dengan kondisi saya saat ini.

Dimana saya sedang menunggu kepastian dari perusahaan yang saya lamar untuk menjadi tempat saya melaksanakan Praktik Industri atau yang sering disingkat menjadi PI.

Satu minggu menunggu, bukanlah waktu yang singkat bagi saya. Kegalauan demi kegalauan pun silih berganti mengampiri. Apakah saya akan diterima di tempat tersebut atau tidak? Ditambah lagi sudah banyak dari teman-teman di kampus tempat saya menuntut ilmu sekarang sudah mendapatkan tempat untuk melaksanakan PI, bahkan ada yang sudah memulai PI sejak beberapa hari kemarin.

Dalam penantian tersebut rasanya begitu banyak waktu yang terbuang percuma, sia-sia, untunglah saya memiliki teman-teman (The Anonim) yang memiliki hobi yang sama dengan saya yaitu jalan-jalan. Ya, jalan-jalan yang memang jalan. hehehe

Beberapa hari kami lalui dengan pergi berkunjung ke rumah seorang dosen yang kebetulan sudah resign dari kampus karena satu dan lain hal yang tidak bisa saya ungkapkan disini dan beberapa teman kampus.

Cibedug-BogorMemancing Ikan

Dan saya rasa puncak dari perjalan kami sambil menunggu kepastian dari tempat PI adalah kemarin, kami pergi untuk berkemah di Gunung Salak. bagi kami ini bukanlah naik gunung pertama, namun bagi saya ini adalah yang pertama saya pergi naik gunung (hiking) bersama mereka, awalnya beberapa teman meragukan karena selama ini mereka selalu menganggap saya adalah seorang wanita yang pastinya sulit untuk di ajak pergi ke tempat-tempat yang menantang terutama alam bebas seperti gunung.

Alhasil,  saya pun dapat membuktikan bahwa saya mampu, dengan slogan saya “Rok itu bukan halangan Brow”, hehehe. Bahkan seorang teman berkata bahwa saya hebat (narsis) dan mengacungkan empat jempolnya untuk saya. *terima kasih Mang Adam buat jempolnya.

Hiking

Sebenarnya niat saya membuat tulisan ini adalah untuk memprovokatori teman-teman semua, bahwa menunggu adalah hal yang paling membosankan, menjenuhkan, menyebalkan, dan lain sebagainya. Namun, jika kita cerdas dalam memanfaatkan waktu yang kita miliki dalam masa penantian, banyak hal yang dapat kita lakukan, termasuk mempersiapkan diri untuk hal yang kita tunggu tersebut. Ditambah, memiliki teman-teman yang memiliki hobi atau minat yang sama juga merupakan hal yang baik dalam mendukung keseimbangan hidup kita dan saling mensupport ketika menghadapi problematika hidup, serta untuk dapat saling mengingatkan untuk tetap melaksanakan hobi atau minat kita tersebut meski sesibuk apa pun.

Mengapa menunggu menjadi membosankan? Karena biasanya tidak ada yang kita lakukan saat menunggu, hanya diam sampai lumutan, jamuran, debuan. hehehe

semoga teman-teman dapat mengambil manfaatnya dan nikmati waktu yang kau miliki sebelum waktu yang akan memakanmu.

by: far

Entry filed under: Dear Diary. Tags: , , , , , .

Differences between American and British Spelling The Anonim

4 Comments Add your own

  • 1. Admin NDEgig  |  September 27, 2012 at 3:54 am

    nantikan postingan saya… Mbak Bro…

    Reply
  • 3. Luthfy Mukhtar  |  September 27, 2012 at 11:31 am

    seruu….!

    Reply
    • 4. Faridatul Aulia  |  September 28, 2012 at 1:30 pm

      terima kasih Bang Utai….😀

      mau ikut???
      hehehe

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Penulis

Farida

Faridatul Aulia

Recent Posts

Blog Stats

  • 449,335 hits

Tamu Special

free counters

Tanggalan

September 2012
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

My Top Fans

Waktu


%d bloggers like this: